Direkt zum Hauptbereich

MENGAPA JERMAN

Warum Deutschland? Kenapa Memilih Jerman?
Selama belajar di Jerman saya sering kali mendapat pertanyaan dari teman-teman saya disana. Mereka bertanya banyak hal, namun pertanyaan terakhir mereka selalu sama: Warum Deutschland? Atau Mengapa kita memilih Jerman? Sering saya telah menjawab pertanyaan ini dan semakin lama saya tinggal di Jerman, semakin beragam jawaban saya. Semuanya saya rangkum untuk memberikan gambaran kepada pembaca. Mengapa kita harus mengunjungi Jerman.

Geografis 
Jerman terletak tepat di tengah Europa. Letaknya yang strategis ini memungkinkan kita sebagai pengunjung untuk dapat dengan mudah mengunjungi negara-negara lain di Europa, Afrika utara dan Timur tengah. Besarnya ragam transportasi di Jerman memungkinkan kita untuk berpergian dengan cukup murah. Kemungkinan berpergian yang paling murah yang telah saya coba adalah Mitfahr atau bahasa mudahnya ‚menumpang‘.  Hanya dengan biaya 55 Euro (Kurang lebih 600 Ribu Rupiah) kita sudah bisa ikut menumpang dari Berlin menuju Paris. Letak strategis jerman juga menjadikan jerman menjadi pusat transit bus-bus wisata di Europa. Salah satunya yang paling terkenal adalah Eurostar. Dengan menggunakan jasa Eurostar kita bahkan bisa berwisata ke kota-kota di Rusia. Tidak hanya transportasi darat yang dapat kita gunakan di Jerman. Karena pentingnya Jerman sebagai pusat politik dan ekonomi di Europa, Jerman disinggahi banyak low-cost airlines seperti Easy Jet atau Ryan Air. Tidak jarang biaya terbang dari kota-kota besar di Jerman menuju kota-besar di Europa lebih murah dibandingkan berpergian melalui jalur darat.

Iklim dan Cuaca
Karena letak geografisnya, Jerman memiliki empat musim. Tidak seperti di Negara-negara Eropa Utara, musim panas di Jerman dapat mencapai suhu seperti di Indonesia.  Dan tidak seperti di Eropa barat dan selatan, Musim dingin di Jerman di isi dengan hujan salju yang cukup lebat yang dapat menjadi pengalaman menarik bagi turis-turis Indonesia. Keempat musim tersebut juga tidak lah se-ekstrem seperti di Negara-negara lain. Musim panas di Jerman terasa sangat nyaman tidak terlalu panas seperti di Negara-negara Afrika Utara. Dan dingin nya tidak sedingin seperti di Negara-negara bekas Uni-soviet yang mana terkadang dapat mencapai suhu 40° di bawah titik beku.

Sejarah
Siapa yang tak mengenal sejarah perang dunia kedua yang terpusat di Jerman. Sejarah Negara jerman di penuhi dengan sejarah-sejarah penting dunia. Seperti perang 30 tahun, reformasi gereja yang di akhiri dengan lahirnya agama Kristen, perang dunia ke-dua dan sejarah penemuan-penemuan penting lainnya yang tanpanya mungkin dunia ini tidak semaju seperti saat ini.
Sejarah Jerman juga telah membentuk Jerman menjadi bangsa yang paling disegani di dunia. Kedisplinan orang jerman terkenal di seluruh dunia. Kepedulian mereka terhadap isu-isu kemanusiaan juga di bentuk oleh sejarah perang dunia kedua yang sangat tertanam di diri warga jerman, hingga saat ini. Sebagai pendatang kita dapat belajar banyak sekali dari mereka. Sehingga dapat dilihat hamper semua lulusan Jerman memiliki kepribadian yang teguh dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi pula.

Biaya Hidup
klick gambar diatas untuk detail biaya
Selain itu, ada satu alasan penting mengapa Jerman merupakan tempat berstudi yang paling diminati. Biaya hidup di Jerman tidaklah semahal biaya hidup di Negara-negara maju lainnya. Di Inggris, untuk dapat berstudi kita harus merogoh kocek sangat dalam. Bahkan hingga 30000 Poundsterling pertahunnya. Biaya hidup di jerman di beberapa kota bahkan dapat di setarakan dengan biaya hidup di Jakarta. Yang mana apabila di bandingkan dengan fasilitas yang bias kita nikmati disana, sangat murah. Selain itu biaya studi di Jerman dapat dikatakan geratis!Negara-negara bagian yang dulunya sempat menarik biaya kuliah pun sekarang sudah menggeratiskan kembali biaya kuliah universitas mereka.

"Die Landesregierung Baden-Württemberg hat die allgemeinen Studiengebühren zu Beginn des Sommersemesters 2012 abgeschafft. Das entsprechende Gesetz (Studiengebührenabschaffungsgesetz) ist am 31.12.2011 in Kraft getreten. Die allgemeinen Studiengebühren in Höhe von 500,- EURO wurden daher letztmals für das Wintersemester 2011/12 erhoben."

Kemungkinan Berkerja
Sebagai mahasiswa, kita diberi kesempatan untuk berkerja selama maksimal 240 hari dalam setahun. Dengan waktu kerja kurang lebih 8 jam per hari (120 Hari) atau 4 Jam per Hari (240 Hari), kita dapat meraup uang hingga 600 Euro perbulannya. Dengan uang sebanyak itu kita bisa hidup di Jerman secara nyaman. Tentunya mencari kerja di Jerman tidaklah semudah yang dibayangkan. Akan tetapi dengan tips yang akan saya uraikan di bab berikutnya mencari kerja di Jerman tidak akan menjadi hambatan.

Bahasa Jerman
Walaupun tidak banyak di kenal seperti bahasa inggris dan Prancis, tidak disangka bahasa jerman adalah bahasa yang paling banyak di gunakan di Uni Europa. Lebih dari 100 juta jiwa berbicara bahasa Jerman di Europa. Dengan kata lain kemampuan berbahasa jerman yang baik akan dapat berguna sekali bagi kita nantinya. Apalagi Jerman merupakan partner ekonomi Indonesia yang terbesar di Europa.



Beliebte Posts aus diesem Blog

Culture Shock! Pengalaman Pertama Melihat Wanita Telanjang Di Eropa.

Betul, temen-temen gak salah baca judul post ini. Di seri blogger posts kali ini saya ingin berbagi sedikit beberapa pengalaman kultur shock saya selama saya tinggal di Eropa. Well... pada saat menulis blog ini, saya sudah 10 tahun tinggal di Eropa, dengan kata lain, ada cukup banyak yang bisa saya ceritakan ke kalian.

Sebelum saya mulai cerita ini perlu saya ceritakan bahwa sebelum saya pergi ke Eropa, saya belum pernah melihat wanita telanjang sama sekali temen-temen, kecuali dari filem porno atau dari melihat orang gila di jalanan. Waktu berangkat ke Jerman usia saya masih 19 tahun. Kebayangkan bagaimana "culun" dan "cupu" nya saya pada wakut itu.



Pada hari itu di Jerman adalah musim panas. Suhu udara nya kurang lebih 35 derajat, suhu yang cukup tinggi untuk penduduk Eropa. Saya masih tinggal di pinggiran kota Stuttgart waktu itu. Kalau tidak salah, itu adalah bulan ke tiga saya tinggal di Jerman. Saya tinggal bersama keluarga asuh saya yang kebetulan adalah seo…

Pacaran Dengan Bule, seperti apa, dan bagaimana caranya?

Hallo temen-temen semua, pertama-tama saya mau minta maaf kalau judul di atas kurang berkenan. Tulisan ini hanyalah sekedar intermezzo buat kalian yang sedang berjuang untuk berangkat ke Eropa. 
Tapi tentunya tulisan kali ini bukan berarti iseng-iseng, mungkin ada di luar sana temen-temen yang sedang mencari jawaban atas pertanyaan diatas, who knows? Tema kita kali ini mungkin tidak banyak kaitannya dengan study di Jerman atau Au pair, akan tetapi seperti yang temen-temen pernah lihat sendiri, tidak jarang orang indonesia berpacaran atau bahkan menikah dengan orang asing. Mungkin ada dari kita yang penasaran seperti apa sih punya pacar bule? atau mungkin ada juga yang tidak suka dan cendrung berfikir negativ ketika melihat orang indonesia punya pasangan bule. Sebelum kita berperasangka yang macam-macam, ayo kita coba pelajari seperti apa sih punya pacar bule atau lebih tepatnya di konteks ini, orang Jerman.Pertama-tama untuk menyamakan persepsi, menurut kebanyakan orang, bule adalah: …

Wow dari TKI dan Aupair akhirnya saya menjadi Mahasiswa dan bekerja di Eropa, ini caranya.

Buat kalian yang bercita-cita untuk sekolah di luar negeri, namun punya kendala biaya, jangan khawatir, saya punya pengalaman yang sama dengan kalian.

Sebelum kalian membaca lebih lanjut, pesan saya satu dan ini memang sudah benar-benar terbukti dan saya adalah salah satu orang yang membuktikannya. 

Dimana ada kemauan disitu ada jalan. Selama kalian memiliki tekad yang kuat untuk meraih sesuatu dan kalian berusaha semaksimal mungkin, maka saya yakin kesuksesan hanya tinggal menunggu waktu.

Okey, memang saya sudah banyak bercerita tentang pengalaman saya ini, akan tetapi saya suka mengulang cerita ini, karena saya ingin kalian tidak patah semangat seandainya kalian belum kunjung mendapatkan apa yang kalian cita-citakan.



Saya mungkin bukan orang yang paling agamis yang pernah kalian temuin, akan tetapi selama saya menempuh kehidupan disini, saya banyak sekali merasakan adanya tangan-tangan tidak terlihat yang membantu saya dikala saya mengalami kesulitan. Bahkan sebenarnya tidak lama s…