Direkt zum Hauptbereich

How to get a job in Germany!

Hallo temen-temen semua, sudah sejauh mana nih perjuangan kalian untuk dapat melihat "dunia lain". Tema kita kali ini adalah, bagaimana kita sebagai mahasiswa asing untuk dapat survival di Europa tanpa bantuan orang-tua. Salah satu caranya adalah dengan mencari kerja tentunya. Tapi pasti banyak dari temen-temen yang takut, bisa gak sih kita kerja di Jerman? Mencari dimana? sebesar apa sih kemungkinan kita bisa mendapat kerja di Jerman?

Pertama-tama saya ingin menjelaskan, bahwa yang di maksud dengan berkerja disini adalah berkerja sambilan disamping kegiatan utama kita berkuliah. Siapa saja kah yang boleh melakukan perkerjaan sambilan ini:

Menurut undang-undang di Jerman, Quote:
------------------------------------------------------------------------

§ 16 Aufenthaltsgesetz Studium; Sprachkurse; Schulbesuch 

(1) Einem Ausländer kann zum Zweck des Studiums an einer staatlichen oder staatlich anerkannten Hochschule oder vergleichbaren Ausbildungseinrichtung eine Aufenthaltserlaubnis erteilt werden. Der Aufenthaltszweck des Studiums umfasst auch studienvorbereitende Sprachkurse sowie den Besuch eines Studienkollegs (studienvorbereitende Maßnahmen). Die Aufenthaltserlaubnis zum Zweck des Studiums darf nur erteilt werden, wenn der Ausländer von der Ausbildungseinrichtung zugelassen worden ist; eine bedingte Zulassung ist ausreichend. Ein Nachweis von Kenntnissen in der Ausbildungssprache wird nicht verlangt, wenn die Sprachkenntnisse bei der Zulassungsentscheidung bereits berücksichtigt worden sind oder durch studienvorbereitende Maßnahmen erworben werden sollen. Die Geltungsdauer bei der Ersterteilung und Verlängerung der Aufenthaltserlaubnis für ein Studium beträgt mindestens ein Jahr und soll bei Studium und studienvorbereitenden Maßnahmen zwei Jahre nicht überschreiten; sie kann verlängert werden, wenn der Aufenthaltszweck noch nicht erreicht ist und in einem angemessenen Zeitraum noch erreicht werden kann.

(1a) Einem Ausländer kann auch zum Zweck der Studienbewerbung eine Aufenthaltserlaubnis erteilt werden. Der Aufenthalt als Studienbewerber darf höchstens neun Monate betragen.
 ...
(3) Die Aufenthaltserlaubnis berechtigt zur Ausübung einer Beschäftigung, die insgesamt 120 Tage oder 240 halbe Tage im Jahr nicht überschreiten darf, sowie zur Ausübung studentischer Nebentätigkeiten. Dies gilt nicht während des Aufenthalts zu studienvorbereitenden Maßnahmen im ersten Jahr des Aufenthalts, ausgenommen in der Ferienzeit und bei einem Aufenthalt nach Absatz 1a.
----------------------------------------------------------------------------------

Seperti tertera di undang-undang di atas, yang berhak mengambil perkerjaan sambilan adalah:

1. Mahasiswa yang terdaftar di salah satu Universitas/ Fachhochschule. Ijin kerja selama 120 Hari (Penuh) atau 240 Hari (4 Jam per Hari)
2. Pelajar Studienkolleg (Sekolah persiapan Studi untuk orang asing Non-EU). Ijin kerja selama 120 Hari (Penuh) atau 240 Hari (4 Jam per Hari). Berkerja hanya di perbolehkan selama masa liburan sekolah.
3. Pelajar sekolah bahasa. Ijin kerja selama 120 Hari (Penuh) atau 240 Hari (4 Jam per Hari). Berkerja hanya di perbolehkan selama masa liburan sekolah.

Oke, sekarang teman-teman sudah tahu, siapa saja yang berhak untuk berkerja di Jerman, tapi permasalahannya, semudah apa sih mendapatkan perkerjaan sambilan di Jerman? Jawaban singkat saya: "Ya, mendapatkan perkerjaan di Jerman itu mudah" pertanyaanya adalah maukah teman-teman berkerja? Karena berkerja di Jerman itu tidak senyaman yang di bayangkan.

Untuk menggambarkan mudahnya mendapatkan perkerjaan dijerman adalah fakta bahwa saya selama saya menetap di Jerman (Tidak terasa saya sudah hampir 7 tahun tinggal di Jerman) saya selalu berkerja dan tidak pernah dikirimi uang tambahan dari orang-tua di Indonesia!

Kenapa saya sebelumnya bertanya "maukah temen-temen berkerja?" karena perkerjaan sambilan itu mudah tetapi melelahkan dan kadang membosankan! Ini beberapa perkerjaan sambilan yang sudah pernah saya lakoni, lengkap dengan sekala kebosanan (1= menyenangkan, 10= membosankan) dan sekala kelelahan (1= Tidak melelahkan, 10= Melelahkan)

1. Pencuci piring (SKb= 6,5 SKl=9)
2. Pembantu juru masak (SKb= 4 SKl=8,5)
3. Juru masak (SKb= 3 SKl= 9)
4. Buruh pabrik (SKb= 10 SKl=4)
5. Penterjemah (SKb= 1 SKl= 2)
6. Organisator Event (SKb= 1 SKl= 7)

Sekala-Sekala diatas sebenernya iseng-iseng aja sih, karena membosankan atau tidak suatu perkerjaan kan tergantung masing-masing juga :)

Nah sekarang pertanyaannya bagaimana kita bisa mendapatkan perkerjaan tersebut? Ini dia tips nya:

1. Melalui Internet: 
Untuk teman-teman yang ingin berkerja di bidang gastronomie (Restaurant dan Catering) bisa melihat iklan perkerjaan di Ebay Kleinanzeige atau yang dulu biasa di sebut dengan Kijiji. Dengan memilih menu Jobs --> Gastronomie & Tourismus di kota pilihan kamu, kalian akan mendapatkan daftar Restaurants/ Kantin yang sedang mencari perkerja. Perkerjaan seperti Pencucui piring (Spüler) Atau Pembantu juru masak (Küchenhelfer) sangatlah mudah untuk didapatkan. Apalagi kalo kamu tidak pilih dengan gaji yang ditawarkan.
Contoh tampilan Ebay Kleinanzeige


2. Melalui Arbeitsvermitllung (Agen penyalur tenaga kerja)
Untuk teman-teman yang berdomisili kota besar seperti Berlin/Stuttgart pasti tidak asing lagi dengan Agen-agen penyalur tenaga kerja seperti misalnya Effektiv yang menspesialisasikan jasa penyaluran khusus mahasiswa. Perkerjaan yang ditawarkan biasanya sebagai buruh di pabrik-pabrik, di gudang, sebagai pengemas barang, percetakan dan lain sebagainya. Kalian bahkan tidak memerlukan keahlian sama sekali untuk berkerja disini.

3. Melalui Door to Door
Cara yang dulu saya sering lakukan ketika cara-cara lainnya tidak berhasil adalah dengan menawarkan diri kita dari pintu ke pintu. Yang saya lakukan adalah membuat Flyer yang berisi data diri dan kemampuan yang kita miliki. Misalnya saya waktu itu senang berkerja di Restaurants. Saya membuat Flyer yang berisikan pengalaman saya di bidang Gastronomie, dan kemampuan saya yang sudah saya kuasai.  Dengan flyer tersebut saya pergi kedaerah yang banyak restaurantsnya dan saya bagikan flyer saya tersebut Door to Door.

Contoh Flyer






Nah itu tadi tips dari saya untuk mencari kerja sambilan untuk mereka yang sudah berhak untuk berkerja di Jerman. Seandainya teman-teman ingin mengetahui berapa uang yang bisa di dapat dari berkerja sambilan di Jerman, teman-teman bisa membaca postingan saya sebelumnya disini

Kalau teman-teman ingin pergi ke Jerman melalui programm Au-pair teman-teman bisa gabung di group Facebook Aupairindo, disana teman-teman bisa mendapatkan berbagai Informasi seputar Au-Pair.

Kalau teman-teman ingin kuliah di Jerman, tapi ragu untuk memilih agen murah dan yang terpercaya, teman-teman bisa kirim email ke zapato.syarif@gmail.com atau klick DISINI Jangan tertipu, Sekolah di Jerman itu Mudah dan Murah!





Beliebte Posts aus diesem Blog

Culture Shock! Pengalaman Pertama Melihat Wanita Telanjang Di Eropa.

Betul, temen-temen gak salah baca judul post ini. Di seri blogger posts kali ini saya ingin berbagi sedikit beberapa pengalaman kultur shock saya selama saya tinggal di Eropa. Well... pada saat menulis blog ini, saya sudah 10 tahun tinggal di Eropa, dengan kata lain, ada cukup banyak yang bisa saya ceritakan ke kalian.

Sebelum saya mulai cerita ini perlu saya ceritakan bahwa sebelum saya pergi ke Eropa, saya belum pernah melihat wanita telanjang sama sekali temen-temen, kecuali dari filem porno atau dari melihat orang gila di jalanan. Waktu berangkat ke Jerman usia saya masih 19 tahun. Kebayangkan bagaimana "culun" dan "cupu" nya saya pada wakut itu.



Pada hari itu di Jerman adalah musim panas. Suhu udara nya kurang lebih 35 derajat, suhu yang cukup tinggi untuk penduduk Eropa. Saya masih tinggal di pinggiran kota Stuttgart waktu itu. Kalau tidak salah, itu adalah bulan ke tiga saya tinggal di Jerman. Saya tinggal bersama keluarga asuh saya yang kebetulan adalah seo…

Pacaran Dengan Bule, seperti apa, dan bagaimana caranya?

Hallo temen-temen semua, pertama-tama saya mau minta maaf kalau judul di atas kurang berkenan. Tulisan ini hanyalah sekedar intermezzo buat kalian yang sedang berjuang untuk berangkat ke Eropa. 
Tapi tentunya tulisan kali ini bukan berarti iseng-iseng, mungkin ada di luar sana temen-temen yang sedang mencari jawaban atas pertanyaan diatas, who knows? Tema kita kali ini mungkin tidak banyak kaitannya dengan study di Jerman atau Au pair, akan tetapi seperti yang temen-temen pernah lihat sendiri, tidak jarang orang indonesia berpacaran atau bahkan menikah dengan orang asing. Mungkin ada dari kita yang penasaran seperti apa sih punya pacar bule? atau mungkin ada juga yang tidak suka dan cendrung berfikir negativ ketika melihat orang indonesia punya pasangan bule. Sebelum kita berperasangka yang macam-macam, ayo kita coba pelajari seperti apa sih punya pacar bule atau lebih tepatnya di konteks ini, orang Jerman.Pertama-tama untuk menyamakan persepsi, menurut kebanyakan orang, bule adalah: …

Wow dari TKI dan Aupair akhirnya saya menjadi Mahasiswa dan bekerja di Eropa, ini caranya.

Buat kalian yang bercita-cita untuk sekolah di luar negeri, namun punya kendala biaya, jangan khawatir, saya punya pengalaman yang sama dengan kalian.

Sebelum kalian membaca lebih lanjut, pesan saya satu dan ini memang sudah benar-benar terbukti dan saya adalah salah satu orang yang membuktikannya. 

Dimana ada kemauan disitu ada jalan. Selama kalian memiliki tekad yang kuat untuk meraih sesuatu dan kalian berusaha semaksimal mungkin, maka saya yakin kesuksesan hanya tinggal menunggu waktu.

Okey, memang saya sudah banyak bercerita tentang pengalaman saya ini, akan tetapi saya suka mengulang cerita ini, karena saya ingin kalian tidak patah semangat seandainya kalian belum kunjung mendapatkan apa yang kalian cita-citakan.



Saya mungkin bukan orang yang paling agamis yang pernah kalian temuin, akan tetapi selama saya menempuh kehidupan disini, saya banyak sekali merasakan adanya tangan-tangan tidak terlihat yang membantu saya dikala saya mengalami kesulitan. Bahkan sebenarnya tidak lama s…