Direkt zum Hauptbereich

Makanan mahasiswa terpopuler (No. 1)

Döner Kebab

Tema kita kali ini adalah makanan mahasiswa terpopuler di Jerman! (atau bisa jadi se-Eropa). yang pertama adalah Döner Kebab. Döner Kebab, atau kalau di Austria dan di Swiss hanya disebut Kebab adalah hidangan yang paling terkenal dari dapur masakan Turki. Döner atau yang dalam bahasa Turki berarti "Daging panggang yang berputar"  terdiri dari daging domba yang sudah di ungkep didalam bumbu, yang ditusukan berlapis-lapis ke sebatang besi dan di panggang menggunakan mesin putar secara tegak lurus. Daging panggang ini akan matang secara perlahan dari bagia luar ke dalam. Setiap pembeli datang, maka bagian terluar daging tersebut akan di diiris tipis, menggunakan pisau besar.
Döner biasanya dihidangkan sebagai sandwich, yaitu didalam Roti Pide yang di tengahnya di potong dan diisi dengan Salad, irisan bawang bombay, dan tiga jenis saus (Saus bawang putih, saus rempah, dan juga saus pedas)


Chicken Döner dari kedai döner paling terkenal "Mustafa"!
Mahasiswa Indonesia di Jerman sering mengkonsumsi Döner. Mungkin rata-rata setiap mahasiswa Indonesia mengkonsumsi Döner 3 x seminggu :) Kalau yang sering keluyuran mungkin bisa tiap hari makan Döner.

Selain harganya yang cukup murah, yaitu sekitar 3 - 4,5 Euro (Bervariasi tergantung daerah) atau sekitar 45 s/d 70 rb Rupiah per porsinya, Döner adalah hidangan cepat saji yang sangat lezat. Apalagi kalau di hidangkan dengan softdrink atau minuman yoghurt khas Turki "Ayran" wah.... Lecker deh kalo kata orang Jerman.

Selain di hidangkan sebagai sandwich, Döner Kebab juga dihidangkan didalam roti tipis (Yufka) atau disebut Dürüm Döner. Selain itu variant lainnya adalah "Döner Teller" atau Kebab yang dihidangkan di atas piring bersama nasi atau french fries hmmmm enak banget, tapi sayangnya kedua variant ini harganya tidak semurah Döner sandwich.

Dalam mengkonsumsi döner, temen-temen juga perlu hati-hati. Selain menggunakan garam dan bahan penyedap yang berlebihan, tak jarang daging döner di campur dengan daging babi untuk mengurangi biaya. Jadi yang orang muslim harus waspada juga, kalo kedai dönernya kurang meyakinkan sebaiknya di hindari.

Sekian dulu temen-temen. Bagi kalian yang setelah membaca tulisan ini langsung pengen makan döner, saya mengucapkan "Guten Appetit!"

Kalau teman-teman ingin kuliah di Jerman, tapi ragu untuk memilih bimbingan murah dan yang terpercaya, teman-teman bisa kirim email ke zapato.syarif@gmail.com atau klick DISINI Jangan tertipu, Sekolah di Jerman itu Mudah dan Murah!



Beliebte Posts aus diesem Blog

Pacaran Dengan Bule, seperti apa, dan bagaimana caranya?

Hallo temen-temen semua, pertama-tama saya mau minta maaf kalau judul di atas kurang berkenan. Tulisan ini hanyalah sekedar intermezzo buat kalian yang sedang berjuang untuk berangkat ke Eropa. 
Tapi tentunya tulisan kali ini bukan berarti iseng-iseng, mungkin ada di luar sana temen-temen yang sedang mencari jawaban atas pertanyaan diatas, who knows? Tema kita kali ini mungkin tidak banyak kaitannya dengan study di Jerman atau Au pair, akan tetapi seperti yang temen-temen pernah lihat sendiri, tidak jarang orang indonesia berpacaran atau bahkan menikah dengan orang asing. Mungkin ada dari kita yang penasaran seperti apa sih punya pacar bule? atau mungkin ada juga yang tidak suka dan cendrung berfikir negativ ketika melihat orang indonesia punya pasangan bule. Sebelum kita berperasangka yang macam-macam, ayo kita coba pelajari seperti apa sih punya pacar bule atau lebih tepatnya di konteks ini, orang Jerman.Pertama-tama untuk menyamakan persepsi, menurut kebanyakan orang, bule adalah: …

Culture Shock! Pengalaman Pertama Melihat Wanita Telanjang Di Eropa.

Betul, temen-temen gak salah baca judul post ini. Di seri blogger posts kali ini saya ingin berbagi sedikit beberapa pengalaman kultur shock saya selama saya tinggal di Eropa. Well... pada saat menulis blog ini, saya sudah 10 tahun tinggal di Eropa, dengan kata lain, ada cukup banyak yang bisa saya ceritakan ke kalian.

Sebelum saya mulai cerita ini perlu saya ceritakan bahwa sebelum saya pergi ke Eropa, saya belum pernah melihat wanita telanjang sama sekali temen-temen, kecuali dari filem porno atau dari melihat orang gila di jalanan. Waktu berangkat ke Jerman usia saya masih 19 tahun. Kebayangkan bagaimana "culun" dan "cupu" nya saya pada wakut itu.

Pada hari itu di Jerman adalah musim panas. Suhu udara nya kurang lebih 35 derajat, suhu yang cukup tinggi untuk penduduk Eropa. Saya masih tinggal di pinggiran kota Stuttgart waktu itu. Kalau tidak salah, itu adalah bulan ke tiga saya tinggal di Jerman. Saya tinggal bersama keluarga asuh saya yang kebetulan adalah seo…

BEBASNYA KEHIDUPAN SEXUAL DI EROPA

Buat temen-temen, calon mahasiswa, atau orang-tua yang ingin memberangkatkan anaknya ke Eropa, kalian bisa melihat video ini supaya kalian paham betul kehidupan atau "godaan" apa yang akan kalian hadapi disini. Saya banyak lihat di Eropa mahasiswa pacaran, tinggal bareng dll, tapi orang tuanya ga ada yang tau. Jadi dari pada tabu-tabuan, sudah saatnya kita menambah wawasan kita sehingga kita tahu betul persiapan apa yang harus kita lakukan sebelum mengirim anak untuk sekolah ke Eropa.